Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Wabah, BBKK Surabaya Gelar Table Top Exercise di Pelabuhan Gresik.
GRESIK – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kesehatan, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya menyelenggarakan agenda kegiatan Table Top Exercise (TTX) Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM). Kegiatan ini difokuskan pada area pintu masuk Pelabuhan Gresik dan dilaksanakan pada hari Selasa, pada tanggal 29 September 2026.

Kegiatan Table Top ini merupakan langkah strategis yang dirancang untuk menguji kelayakan rencana penanggulangan kejadian penyakit potensial wabah di Pelabuhan Gresik, yang mana rencana tersebut telah disepakati bersama. Melalui simulasi dan diskusi ini, diharapkan nantinya apabila terjadi kegawatdaruratan kesehatan masyarakat di masa depan, proses penanggulangannya dapat terkoordinir secara efektif dan efisien di wilayah Pelabuhan Gresik.

Mengambil tempat di Ruang Rapat Lantai 2, PT. Pelindo Multi Terminal Cabang Gresik, kegiatan ini berlangsung padat mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Acara ini diinisiasi secara resmi oleh Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya, Dr. Dr. Rosidi Roslan, S.IP, SKM, SH, MPH, M.Si, MAP, MH., dan dihadiri juga oleh Kepala KSOP Kelas II Gresik dan seluruh lintas sektor yang terkait.

Berdasarkan susunan acara, kegiatan dibuka dengan sambutan bersama dari Kepala BBKK Surabaya dan Kepala KSOP Kelas II Gresik. Peserta yang hadir tidak hanya melakukan simulasi, tetapi juga mendapatkan pembaruan (update) informasi terkini mengenai situasi Penyakit Infeksi Emerging yang disampaikan langsung oleh tim BBKK Surabaya.
Inti dari kegiatan ini melibatkan seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) terkait dalam sesi diskusi peran, yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan dan praktik Table Top Exercise secara langsung. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan sesi evaluasi bersama antara Kepala KSOP Kelas II Gresik dan Kepala BBKK Surabaya untuk menilai kesiapan dan sinergi antar instansi.
Partisipasi aktif dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan dalam kegiatan ini dinilai sangat penting untuk terus menyempurnakan rencana penanggulangan wabah yang sudah ada. Dengan adanya latihan koordinasi seperti ini, Pelabuhan Gresik diharapkan semakin tangguh dan siap siaga dalam melindungi kesehatan masyarakat dari potensi ancaman global.
